Edisi 3 (6 Januari 2014)
Maaf, sepertinya cukup lama aku tak mengabarkan hariku
kepadamu. Hehehe… ternyata aku juga merasakan rindu untuk berkisah bersamamu.
Apa kabar? Semoga kau senantiasa baik ya di sana.
Aku tahu, waktu memang tak pernah mau menunggu. Ia terus
menggulir. Meninggalkan siapapun yang tak merasa ditunggu. Iya, tak terasa hari
ini sudah hari ke 6 di bulan Januari 2014. Pergantian hari tak pernah kusesali
karena ia semakin mengantarkanku pada pertemuan itu, pertemuan dengan mu dan
pertemuan dengan Rabbku.
Kasih,,,
Aku hanya ingin membagi nikmatnya bercinta dengan seorang
kekasih yang haqiqi. Saking nikmatnya, aku tak pernah berhenti untuk memohon cinta
ini selalu ada di hatiku. Maaf… kita memang tidak patut membagi hati. Kecuali
mambagi hati hanya kepada yang memiliki hati dan kekasih Sang pemilik hati
tersebut. Iya cinta. Mungkin kelak ketika aku bertemu denganmu, cintaku akan
tersengkut padamu, tapi lagi-lagi cinta itu hanya akan kujadikan sarana untuk
meraih cinta haqiqiku, dan kuharap kau pun bisa memahami atau bahkan berpinsrip
seperti itu juga.
Cinta,,,
Aku tak pernah bermaksud membuatmu cemburu. Hanya saja aku
bermaksud untuk membuatmu turut mencinta apa yang selalu aku cinta. Bahkan
semua katapun tak mampu untuk mengungkap indah akhlaknya, elok lahirnya, dan
mulia derajatnya. Nabi Muhammad adalah yang terindah sepanjang zaman. Tanpa
cahayanya, Allahpun takkan berkenan menciptakan alam semesta. Namanya tertulis
banyak di surga hingga Nabi Adam as. Bertanya-tanya siapakah gerangan nama yang
diagungkan di sana.
Iya Cinta…
Betapa aku ingin mengenalnya lebih dekat. Betapa aku ingin
semakin mencintainya karena Allahpun sangat mencintainya. Betapa aku ingin
bertemu dengannya. Betapa aku ingin menatap paras menawannya. Betapa aku ingin
mencium aroma harumnya. Betapa aku ingin duduk bersanding bersamanya. Betapa
aku ingin mendapatkan syafaatnya. Betapa aku ingin menjadi umat yang
dibanggakan olehnya.
Assholatu alaika Ya Rasulallah… Assholatu alaika Ya
Nabiyallah… Assholatu alaika Ya habiballah. Ya Rasulallah, undhurniy… undhurniy
Ya Rasulallah…
Dan Rasulallah pernah bersabda, man ahabbaniy fa huwa ma`iy
fil jannah.
Kasih…
Aku ingin kelak kita berdua bisa bersama dengan Nabi
Muhammad. Berkumpul bersama mereka-mereka para pecinta Nabi Muhammad SAW. Dan
sekarang aku ingin mengajakmu menapaki tangga-tangga cinta itu. Mari kita
bersama jadikan hari-hari kita adalah untuk mencari keridhoan Allah. Menjadikan
keluarga kita kelak keluarga para pecinta rasul yang ramai dengan sholawat,
yang senang dengan sunnah, yang bangga dengan khoirul bariyyah, Rasulullah
Muhammad SAW.
Hari ini sudah sangat dekat dengan hari ulang tahun
Rasulullah. Mari kita tunjukkan betapa kita berbahagia dengan kelahiran insan
termulia sepanjang zaman ini. Siapkan kado terbaik kita untuknya. Hadirkan beliau
dalam setiap langkah kita. Hidupkan sunnahnya. J
Dan kita serukan bersama “ KAMI MENCINTAIMU YA RASULALLAH”
Allahumma sholli wa sallim ala sayyidinaa Muhammad J
Cinta…
Karena aku selalu berharap kaulah pendampingku dunia
akhirat, maka aku pun selalu berharap kelak kita sama-sama di surga. Aku selalu
ingin kita menjadi pasangan yang saling mengingatkan karena Allah. Menjadi
orang tua yang selalu mengingatkan anak cucu kita kepada Allah dan Rasulallah
SAW. Semoga kaupun senang dengan rencana hidupku ini.
Wassalamualaikum wr. wb.
Salam cinta kami Ya Rasulallah SAW…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar