Karena aksara tak bisu dan buta. Ia bercerita, ia bersuara, dan ia mampu semaikan makna. Maka saatnyalah kita berjihad melalui pena. Meski masih mampu berucap abata.
Minggu, 16 Februari 2014
Akhir Sang Bidadari
Bahkan air mata menjelma permata
Terbang mengejar pergi
Sedang senyum membelah pekatnya malam
Memendarkan pijaran
Atas beberapa kali lambaian
Aku terkesima
Dalam dentang yang kian lama
Banyak mata menggenangkan cinta
Segenap sukma mengharukan rasa
Inikah balasan?
Atau inikah persembahan?
Dan sang bidadari
Masih saja berpayung pelangi
Namun di hari ini
Pengembaraannya berakhir sampai di sini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar