Sabtu, 10 Januari 2015

Naskahmu ditolak, bahkan sebelum ia masuk penerbit...

Belajar iklhas. Kurang lebih itu hikmah yang bisa diambil. bahkan jika kau ingin bisa lebih dalam menyelaminya, kau akan menemukan lebih banyak mutiara-mutiaranya. Sebal? jelas... karena ini begitu mengecewakan. terlebih ketika Allahlah yang mengevakuasi akhir disaat semuanya sudah tinggal satu pulasan akhir.

Naskah ini mungkin tidak pantas. Jelas tidak pantas malahan. Karena Allah pasti tahu, meskipun jutaan pembaca bisa jadi tidak tahu. Karena menulis itu bukanlah sebuah topeng yang luar dan dalamnya berbeda. Bukan seperti itu. Menulis membutuhkan ruh si penulisnya, ketika senang maka teramat susah untuk menghadirkan kesedihannya dalam tulisan. Ketika sedih, malah semakin susah untuk pura-pura bahagia meskipun hanya dalam rangkaian aksaranya.

Lantas, tulisan kemarin itu kusadari memang terlalu menipu. Terlalu membualkan kata-kata cinta. cinta palsu!! Cinta kosong!! Sangat berbeda antara apa yang disampaikan si penulis dan apa yang dirasakannya.

Masih sehubungan dengan reduksi yang kemarin kukata. Ya, aku menjustifikasi diriku sendiri. Tulisan itu benar-benar tanpa ruh. Tulisan tentang cinta rasul itu tak sedang benar-benar kutuliskan dengan segenap cinta. Hingga akhirnya ketika dia benar-benar telah rampung, hanya tinggal save. Allah menghendaki tanganku tergerak untuk memencet "no". sebuah unconsiderity di waktu yang sangat tidak memungkinkan untuk mengulang. Yah... lantas kuikhlaskan sajalah semua. tak ada yang perlu disesali, yang ada hanyalah sebuah perbaikan diri.
Jangan terlalu menyepelekan pekerjaan, kalau ada waktu luang, segera kerjakan!! karena terburu2 adalah sifat syeitan
and the main point
Reduksi itu harus diatasi !! Jangan biarkan ia semakin tereduksi. Silahkan menyusun kembali tangga-tangga cinta kepadanya kekasih sejati Rasulillah Muhammad SAW.
Allah... Kau lah yang Maha memberi cinta. Maka anugrahkanlah cinta itu untukmu, seperti cintamu pada kekasihmu.
 

Jumat, 09 Januari 2015

Stuck inilah buktinya :(

Stuck dalam menulis, tampaknya itu sangat biasa terjadi pada seorang penulis baik amatir maupun yang tidak amatir, alias profesional. Tapi stuck kali ini saya rasa terlalu memprihatinkan karena penyebab ke-stuck-an saya adalah themanya. Thema yang biasanya pun bisa menghadirkan berlembar-lembar tulisan, bahkan berbait-bait puisi plus dengan linangan air mata. Dan hari ini pun, saya sangat mampu menyadari. Ada yang telah terreduksi...

Event yang digelar divapress berguru pada hadits itu sebenarnya sudah satu bulan yang lalu. Bahkan saya pun sudah merencanakan keikutsertaan saya sejak jauh-jauh hari. Tapi dasar saya yang malas, ditambah lagi karena tadi yang saya sebut terreduksi itu, membuat segenap masalah hari ini terjadi. Saya mati ide. Padahal haditsnya pun sudah saya tetapkan sejak seminggu yang lalu dan sangat sesuai dengan event terbaru kita umat islam yakni maulid nabi. Tapi kenapa? Kok bisa?

Bahkan ketika saya berniat sejenak menutup ms. word kemudian membuka blog, lantas menuliskan segala gundah gulana diri ini, lancar-lancar saja. Terlalu deras malahan. Seakan emosi saya benar-benar meletup-letup ketika menyusun aksara-aksaranya. Apakah sebegitu tereduksinya cinta saya? Bahkan ketika ini adalah sebuah karya yang saya janjikan untuk kado ulang tahunnya? Vita... vita... Inikah yang kau sebut cinta? pantaskah kau menamakan dirimu seorang pecinta? dan jika sudah seperti inilah kenyataannya, masih mungkinkah Rasulullah berkenan bersamamu di surga?

Maka kembalilah kepada "why" mu. Karena dari situlah kau akan kuat. Dari situlah kau akan mendapatkan sumber kekuatannya. Dari sebuah alasan sederhana. dan atas nama cinta, kumohon, semoga Allah berkenan mengilhamkan rasa yang lantas memberikan motivasi ke saya. Atas nama cinta. Kutuliskn tentang indahnya mencintai dirinya

Paksakan, lantas kau akan merasakan (Wildan Fuady)

Selasa, 06 Januari 2015

Sajak Pertemanan Manis :)



Secangkir gulali warna-warni
Menghimpun butir-butir tawa ungkapan rasa, kita
Maka hari ini...
Merah, biru, kuning, ungu itu bersatu
Bergelayut manja dalam selendang para peri
Cinta bersemi di dalam hati

Sebersit asa terselip di langit-langit angkasa
Menggerakkan tarian-tarian pena
Berdua temukan cipta
Menamainya sebuah pesona kata-kata

Aku dan dia...
Bukanlah sepasang muda-mudi yang bercinta
Bukan pula ksatria aksara yang terus membual dusta

Aku dan dia...
Tak lebih hanya remaja pencari makna
Di balik tatanan kehidupan tak berpola
Di antara hikmah-hikmah yang terserak masa

Senin, 05 Januari 2015

Ketika kumbang dan kembang tak lagi saling memulyakan

Kau tahu rasanya kecewa kah? Sakit rasanya. Apakah cinta itu selamanya memang menyakitkan? Ah.. mungkin benar kata seorang sahabat.Terlalu mengistimewakan dan terlalu merasa di istimewakan itu membahayakan. Efeknya menyebalkan.

Dan hari ini, semuanya terasa begitu sakit.
bukit-bukit pemulyaan tertinggi itu kini telah longsor akibat curah hujan yang terlampau tinggi. persis seperti di Banjarnegara tampaknya.
Padahal aku selalu menggemakan itu.
Padahal itu yang dulu terlalu memikat hatiku.
Padahal itu kilauan kebanggaanmu yang selalu kurindu.
Lantas apa yang terjadi kini?
Semuanya serba biasa.
Nilai itu luntur, luruh bersama limbah-limbah pergaulan.

Kumbang itu kini terlalu sadar bahwa kembang itu cantik.
Kembang pun berkedok keamanan dan kenyamanan persaudaraan membuka pintu kayu taman keindahannya
Apa yang kau harapkan?
Kenapa kau tega menghancurkan tempat mulia kebanggaanku dulu bahkan hingga saat ini?
Lantas kepada siapa aku menemukan jawaban itu?
Aku tahu kau pun tak merasa perlu untuk menatapku.
Apalagi menjawabku



Sabtu, 03 Januari 2015

Resolusi 2015 = Hadiah special buat Ulang Tahun Rasulullah Muhammad SAW :D

Well... Tulisan ini terinspirasi dari beberapa blogger ternama yang saya ikuti. (Mas Ilman dan Mbak Ollie). Meskipun sejujurnya, I would prefer to evaluate and plan my live in Islamic new year. Ya... Saya biasanya lebih senang mengevaluasi hidup saya pada tahun baru islam 1 Muharram. Nggak tahu juga sih alasan jelasnya kenapa. Mungkin, saya sebagai seorang muslim hanya lebih ingin memberikan perlakuan special saja untuk tahun baru agama saya sendiri, ketika kebanyakan umat islam sekarang lupa dengan maha karya islam di bidang perbintangan yakni kalender hijriyah ini.

Dan di tulisan saya kali ini, sekalian saya menggabung dua event istimewa, Ulang Tahun Rasulullah SAW tanggal 12 Rabiul Awwal 1436 H yang kebetulan bertepatan dengan tanggal 3 Januari 2015, dan tahun baru masehi 2015.

First of All, I wanna say
Happy B`day to you my habibiy Rasulillah Muhammad SAW 
Keelokan perangaimu selalu hidup di hati kami, kesholehan dan kecintaanmu kepada kami senantiasa menjadi motivasi terbaik kami. love you :* 

2014

Alhamdulillahirabbil alamiin...
Thanks to Allah Azza wa Jalla atas segala nikmat dan karunia yang tiada tara di tahun 2014. Kuliah, keluarga, pesantren, motivasi diri, realisasi mimpi-mimpi, Alhamdulillah Allah memberikan banyak hal yang tiada terkira di tahun ini. Termasuk yang paling utama adalah diterimanya naskah buku saya, meskipun sampai sekarang masih belum ada konfirmasinya lagi sih. hehehe...

2015

Alhamdulillahirabbil alamin juga, karena Allah masih memberikan saya kesempatan memperbaiki diri sampai hari ini. Alhamdulillah Allah masih memberi saya hidup sampai di tahun 2015 ini.
فمن كان يومه خيرا من أمسه فهو رابح, فمن كان يومه سواء من أمسه فهو خاسر,  فمن كان يومه شرا  من أمسه فهو هالك
Barang siapa yang hari ini lebih baik dari pada hari kemarin maka dia adalah orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari pada hari kemarin maka dia adalah orang yang rusak.
Karena saya pun tidak ingin menjadi orang yang merugi apalagi rusak, saya menetapkan beberapa target agar hari-hari saya bisa lebih baik, yang sejujurnya ini bukanlah yang semata-mata saya buat khusus untuk tahun baru 2015, tapi sebenarnya, semua ini saya niatkan untuk menjadi kado spesial saya di hari ulang tahun Rasulullah SAW.
Apa aja ya kiranya? Well... Check this Out.

Bismillahirrahmanirrahim...

  • Tahun ini, insyallah saya akan berusaha buat nerbitin minimal 3 buku baik itu fiksi ataupun non fiksi
  • Tahun ini, insyaallah saya akan semakin banyak mengkonsumsi vitamin-vitamin cinta untuk Baginda Rasulullah Muhammad SAW baik dengan cara semakin banyak membaca kisah-kisah Rasulullah, memperbanyak baca sholawat, datang ke majelis-majelis Rasulullah, ngadain syukuran dalam rangka ulang tahun Rasulullah, dll.
  • Tahun ini insyallah, pengen berusaha ngumpulin duwit buat tabungan haji biar cepet bisa sowan Kanjeng Nabi. Targetnya tahun ini bisa dapet 18 juta per 12 Rabiul awwal tahun depan. Amiin..
  • Tahun ini insyaallah, saya akan semakin banyak bercircle dengan orang-orang hebat untuk bisa menyerap energi-energi positifnya
  • Tahun ini insyaallah, saya akan belajar IT, terlebih tentang web, blog, dan design grafis
  • Tahun ini insyallah, saya ingin bisa memenangkan lomba-lomba menulis seperti KTI, essay, atau apapun itu
  • Tahun ini insyaallah, saya akan mulai menapaki langkah-langkah menuju mimpi kedua saya yakni menjadi public speaker. heheh amiin.
  • Tahun ini insyallah, saya akan mulai menemukan secercah cahaya dari peta buta tentang siapa jodoh saya. Amiin Ya Allah. Semoga... Hahahaha Ngarep banget. 
  • Tahun ini insyaallah, saya ingin memulai merintis usaha kecil-kecilan saya.
Over all, Semoga Allah meridhoi harapan-harapan saya di tahun ini. Amiin.
It`s mine, how`s yours? :)

Kamis, 25 Desember 2014

The Power of US. (a simple respontion of talkshow in FIB, Unair)


FIB. Unair on December 20th' 2014
 
I'm not the daughter of a big Islamic person, I'm not the one that keep al-qur'an in the brain, I'm not a scientist or IT developer, and I'm not the best student in my campus. But I have a brain to think more, a pair of eyes to look more, a pair of ears to listen more, a pair of hands to do more, and a pair of  foots to kick more. Thanks Allah for anything.

Maybe, I'm include in someone that Adrian Perkasa said "gagal focus", trapped on the place without any passion. I don't know why it must be replayed twice. but, No!! I will not be give up like yesterday. I must be survive because I know that language is the key to held the world and I must fight to it. although I often miss mathematics or some science and technologies. but now, what am I? I must consider that i 'm in the different world. Languages.
From the great talk show which the theme "eksplorasi mimpi menjadi inspirasi dunia" in airlangga university, I know that what you are, where you are, and how you are, you still can do something usefull to world, and to Allah Swt exactly. and from them, I can concluse that the live now and the live after have not any border. if you help more, you will get more than. if you do more, you will get more also then, in the next live. it's simple term. just arrange your mind and soul first, what for you do it. Is it to your God or to your prestice? 

"khoirunnas anfa`uhum linnas" :)


well, the first guest speaker is Ollie salsabeela, a famous writer, woman technopreneur, and international speaker. she is the owner of nulisbuku.com and kutukutubuku.com. the most interesting for me is she is one of moeslemah that takes a seat with many international great person confidently by her hijab. in this Islam world condition, she can show up herself being "Islamic ambassador of Indonesia". she show the world that Islam has competent, that Islam has contribution, that Islam is visionable and that Islam is peacefull. :-, thaks for doing it. I hope sometime i can be follow you.
The second is Ilman Akbar, a young writer, Tchnopreneur also and he is the owner anakUI.com. he said that miss Ollie is his mentor in writing and IT. (Wow.. Mau lah kalo punya guru nulis kayak mb Ollie). One interesting for me is he said about the regretness  of day after. "how will people remember us when we have been unlive?" have we given them something usefull for them and for us after?". That`s so exited i mean. someone do manything and he doesn`t forget the true live in the next.

the last speaker is Adrian Perkasa, an student of airlangga university in culture faculty. he is youth that attent to indonesian culture so much so he becomes directure of Indonesia heritage preservation agency. when he was in elementary school, he is the best student in south east sulawesi and do you know, he is a cute and funny boy.  my first impression about his arabic face is the special sign in his forehead (i think all moslems know what i mean). it is enough to say that he is a pious moslems.great.

Ollie said many thing about her ability of writing, managing, and little about IT (it's the most difficult I think. hehehe). great people will not just say." I'm vita", but they will introduce  themselves by confident, "I'm vita and I'm the writer." amiin.. hehehe. that's simple. we just need to think out of the box, think different, and think what other don't think. do something different and positive. just do and do, you will not know how will be happened than..
i think all of them say about it, about finding passion. where you get the time, the money, and the other things are not important to you because of a special activity, that`s your passion, and you must get it than contribute by it.
the last, the most important that they stressed is about language. at least, what i said before is right. language is the key to get the success. don`t ever hear if your friend mock you because of your english. just look what will be happened 5 or 10 years later? who will be better? hehehe. you or your friend?

Well, if they just talk about the important of english, i will say more that it. not only english but  also arabic will accompany you to get the world. because arabic is international islam`s language and the best civilitation ever is islam. so if you have arabic you will achieve the best civilitation again. Amiin...
and now, what you read is the proof that i`m really want to be "naafiunnas". do something to Allah Swt, Rasulullah, Islam, and the people all the world. 
baarakallah fi everything... :)

Rabu, 24 Desember 2014

the dominoes effect of rising gasoline`s price

on Tueaday, December 23rd, 2014

My grandma : "Kung, kakung. solar sak.iki regone piro Kung?"
My grandpa : "7ewu Ti. kenopo emang?"
My grandma : "Lha yo Kung, lombok sak.iki lho rego 10ewu sak ons."
My grandpa : "Iyo tha?"
My grandma : "Iyo. Mangkane awakmu nek nyambel lombok.e gak usah akeh-akeh. Sak.iki larangan lombok e timbangane solar."
Me : "Terus pie lho, lombok.e ijol solar ta? nek nyambel nggawe solar, mobile nggawe lombok?"
Them : %$@$%^&$^**^.... (-_-)"

i think it will not be sharp if we don`t use Java language. hahaha

My grandma : "Grandpa, how much diesel fuel now?"
My grandpa : " 7 thousand rupiahs. why?"
My grandma : " the price of chilli is 10 thousand rupiahs/ ons"
My grandpa : " really?"
My grandma : "yes. So that, if you make SAMBAL ( kind of indonesian food containing chilli, tomato, garlic, onion and some spices), don`t use much chilli. because its price is more expensive than diesel fuel."
Me : "So, how if we change chilli with diesel fuel? if we make SAMBAL, we use diesel fuel and if we drive a car, we use chilli."
My grandma and grandpa : "%^&*()+$#@!&^%#@... (-_-)"

well, this is one of the dominoes effect of rising gasoline`s price. moreover, the rising of necessary`s price discomfits the rising of gasoline`s price.
But, believe Allah Al-Ghaniyy, Allah Al-mughniyy, Allah Ar-rozzaaq. Allah will not let you alone without his blessing. :) Do`t be affraid to the day tomorrow or the day after tomorrow. thank first to God because of his gift today, yesterday and the day before yesterday. So, you will be more calm facing this condition.