Minggu, 26 Januari 2014

Bidikan Emas Seorang Ksatria Kata-kata

Berselancar dalam kehebohan warna-warni dunia maya hari ini. Bersama gelap, terang serta semburat temaramnya. Menyusup sisi demi sisi ruang-ruang penghubung kehidupan yang terpisah bak tepi-tepi labirin yang berjauhan.

Selalu seperti ini, Tak kurang-kurangnya Dia tunjukan kepadaku betapa orang-orang hebat itu bisa mencipta. Berkarya dan berkontribusi di agama sesuai jalannya. Berjihad dengan apa yang ditekuninya. Dan hingga detik ini berdetak triliyunan kali menemani hidupku, aku masih hanya terkagum dengan pesona kehebatan kawan-kawan seberang? Lantas kapan kau singsingkan lengan baju dan turut menjadikan diri ini tak ubahnya seperti mereka? Sampai kapan kau turuti rasa pesimis yang perlahan-lahan menggerogoti ranting-ranting mimpi mu? Ayolah„, Meski kau bukan putra seorang pujangga, tak ada salahnya kau mengiyakan kakimu yang sedari tadi ingin sekali berlari menggapai mimpi?

Aku ingin menjadi ksatria Kata-kata. Ia Berdakwah dengan pena. Menyampaikan syiar agama dengan tinta. Tapi, Kapan itu terwujud? Bagaimana aku mengawalinya? Aku ingin bisa Allah… Bersanding bersama mereka-mereka pecinta Islam yang menggemakan syiarMu ke semua. Ayolahhh Vita„, Apa kau ini? Seorang pecundang kah? Hapus segala penghalang yang menghadang itu. Padamkan pesimis yang ingin membakar habis mimpi-mimpimu. Percayalah. Sebentar lagi. Dengan izin dan RidhoNya, atas ketulusan kidung do`a serta usaha, kau kan gapai apa yang kau pinta kepadaNya.

Wahai Allah„, Jadikan aku seorang ksatria kata-kata. Ia berdakwah dengan pena, Ia menyampaikan syiar Agama dengan tinta. Biarkan aku mencintaiMu dan melakukan sesuatu untukMu Allah. Aamiin….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar