Minggu, 19 Juli 2015

Aku "wanita" juga kah? #part1

Terima kasih wahai wanita. Kau telah terlalu mengorbankan seluruh hidupmu hanya untuk dunia yang sementara. Bahkan ketika sekitar selalu dan selalu merunyamkan keadaannya, kau, masih dengan pikiranmu yang diatas rata2 mampu menelisik setiap sisi lantas menyelamatkan nya.

Kau wanita.. kenapa harimu tampak teramat berat? Dan sayangnya beban kehidupan yang bergelayut di tepian air muka mu itulah yang membuat wanita separuh jalan ini semakin takut untuk berjalan. Harus seperti itukah wanita?apakah dongeng para putri itu kini sudah menjadi kadaluarsa? Hanya tertinggal episode pertama ketika cinderella masih penuh nestapa?entahlah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar