Mereka yang setia dalam kata bukan berarti tak mampu melahap fakta. mereka bahkan lebih mampu memaknai kehidupan bertingkat hanya dengan jajaran formasi aksara . Bukan sekedar berlalu-lalang membual angan, melainkan berkubang dalam setiap lapisan ungkapan, berbahtera filosofi kata.
Ahh.. sedari dulu aku adalah penikmat dunia berbingkai kias itu. Tapi sayang... serupa langit tertinggi aku belum miliki sayap tuk mengukirkannya jua. Ya, aku Masih hanya berusaha merogoh dangkal dalam harga-harga yang disembunyikan. Sesaat berkerut, lalu diam. Menggurat senyuman dalam eratnya ikatan gagasan. Meski aku seringkali tak paham...
Haha.. entah kapan.
Dan saat ini aku sedang terngiang, dengan kau sahabat sekandang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar